Senin, 30 Mei 2016

CORETAN UPRIT! (CuPrit!) : BANGKOK


DAY 1 – 28 April 2016 (DON MUENG – KHAO SAN ROAD)

Saya berangkat sore dengan Pesawat Air Asia dari Bandara Soetta. Tepat persis didepan pintu Arrival Bandara Don Mueng, terdapat Tourist Information dan gerai penjualan sim card nomor Thailand Dtac (paket kuota 1,5 GB + pulsa nelpon 100 baht) seharga 300 baht. Langsung saya pun nanya bagaimana cara pergi kearah Khao San Road. Dia ngarahin saya untuk ambil limo bus di gate 6 seharga 150 baht. Katanya lebih baik daripada naik bus station tapi muter-muter 2 jam untuk sampai disana. Alhamdulillah, limo bus ini kayak Damri Royal Class versi kecil. Saya turun di depan Jalan Khao San Road. Alamak, sepertinya salah milih hostel! Hahaha. Hostel saya persis ditengah-tengah keramaian Khao San, namanya Pillow Hostel. Khao San Road ini tourist spot yang penuh open bar dan street food. Di satu sisi harus merasa salah bersyukur or regretting. Hahaa. Akhir perjalanan saya ditutup dengan makan pad thai(40baht) dan beer chang(60baht) yang murah bingits. Thank God! 

DAY 2 – 29 April 2016 (GOLDEN PALACE, THE EMERALD BUDDHA, WAT PHO, WAT ARUN, MBK MALL, SIAM CENTER, SIAM PARAGON MALL, MANGO TANGO) 

Saya sekamar sama 3 unknown men yang masih sama-sama hangover tadi malem. Emang agak sedikit insecure being the only women here. But sometimes you just have to be brave and little open minded bout it. Haha. James, Henry, and Chris was my roommate there. Jadwal saya hari ini adalah ke Golden Palace, The Emerald Buddha, Wat Pho, dan Wat Arun. Bermodal Thailand Mapnya bandara dan Google Maps, saya hanya perlu berjalan kaki ± 1 kilometer lewat Ratchamdanoen Klang Road untuk sampai ke Golden Palace dan The Emmerald Buddha. Sesampainya disana, SUUEEERRRR, udara disana panas banget. It’s hotter than Jekardahhh! Sepanjang jalan saya terlalu banyak ngeliat bule-bule shirtless yang nampakin v-line perut bawahnya yang ngebuat saya melayang-layang. Hahaha. Tiket masuk ke Golden Palace seharga ± 500baht. Didalamnya? Rata-rata candi dan kuil modern yang dilapisi warna emas (entah emas asli atau cat emas). Arsitekturnya cukup menarik untuk difoto, tetapi ketika memasuki Emerald Buddha, kita tidak diperbolehkan untuk mengambil foto apapun. 

Finally arrived at Golden Palace :)

Setelah dari sana, saya lanjut ke Wat Pho. Letaknya persis dibelakang Golden Palace. Oiya, kalau ada yang nawarin mineral water yang ukuran sedang 20 baht dijalan, gak usah dibeli karena aslinya 10 baht. Lagipula kalau masuk Wat Pho (harga tiket ±100 baht) kita udah dapet mineral water

This is The Famous Sleeping Buddha in Wat Pho!

Dekat Wat Pho, terdapat tempat penyebrangan Tha Tien Pier yang mana kita langsung bisa naik ferry boat untuk nyebrang ke Wat Arun(tiket 3 baht). Sayangnya kondisi Wat Arun yang saya datangi masih under construction. Jadi nggak bisa naik ke atas. Akhirnya saya mengurungkan diri untuk masuk kesana. 

Wat Arun under construction

Selanjutnya saya balik lagi Tha Tien Pier untuk lanjut naik Chao Praya Tourist Boat(harga tiket 60 baht) ke pemberhentian Sathorn Pier. Di Sathorn Pier ini kita langsung bisa mengakses BTS (Bangkok Sky Train), semacam monorail kalau di Malaysia, menuju Mah Boon Krong (MBK) Mall, tempat orang Indonesia banyak belanja, kalau dilihat tipe-tipenya semacam kayak ITC Cempaka Mas. Dari referensi yang saya dapat, ada food court halal dan musholla di 6th floor. Pilihan saya jauh pada Nasi Seafood Tom Yum Kung plus telor ceplok. Alhamdulillah! Setelah itu, saya lanjut ke Siam centre dan Siam Paragon Mall. Dan tak lupa saya having dessert di Mango Tango didepan Siam Paragon. Yang saya pesan; Mango Aloha. Yummy

Mango Aloha from Mango Tango!


DAY 3 : CHATUCHAK WEEKEND MARKET, OTW PHUKET

Katanya ini The Biggest Weekend Market in South East Asia. Saking luasnya, sampai ada section-section tersendiri berdasarkan barang yang dijual. Lengkap banget pokoknya! Saya nggak beli apa-apa kecuali gantungan kunci sama sabun buahnya. Maklum, backpacker kere! 

Setelah tepar ngelilingin Chatuchak, saya harus kembali cepat-cepat kembali ke hostel. Malam sebelumnya, saya getol nyari travel tour yang ngejual tiket bus ke Phuket di Khao San Road. Setelah tawar menawar yang sengit, akhirnya dapat yang harganya ± 750 baht udah dapat double-decker bus dengan toilet, ac, selimut, free meal, dan snack. Asiklah! Dari jam setengah lima sore saya dijemput abang jemputan di travel tournya. Jam 8 malam saya menuju ke Phuket dari Terminal Bus Bangkok.

12 jam berikutnya, saya sampai di Phuket. Here I Am!

So, wait for another Coretan Uprit! (CuPrit!) : Phuket!

5 komentar:

  1. Ghea, bagaimana caranya blog-mu ndada blogger-nya di URL-nya? Bayar lagi kah? Mau ka juga kasi hilang itu kata blogger di URL blog ku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak luke,bayar lagi kak.. aku beli nama domain .com dari rumahweb.com..coba dulu deh kak :)

      Hapus
    2. Mahal di sono,banyak yg lebih murah..
      Unlimited Hosting.
      Unlimited Disk Space.
      Unlimited Bandwidth.
      Unlimited Subdomains.
      Rp.30.000 / bulan
      Rp.300.000 / tahun
      Sudah gratis 2 bulan

      Hapus
    3. 5GB Hosting Space
      Unlimited Bandwidth.
      Unlimited Subdomains
      Rp.25.000 / bulan
      Rp.250.000 / tahun
      Sudah gratis 2 bulan
      SERVER INDONESIA

      Hapus
  2. Ini dokter anak nya dokter jadinya ngacir Mulu....

    BalasHapus